Perkembangan Proyek

MRT Jakarta Koridor Selatan – Utara Tahap I (Lebak Bulus – Bundaran HI ;Target Operasi 2016)

Basic Design (14 bulan)
Commencement date 23 November 2009
Basic Engineering Design saat ini sudah selesai (25 Januari 2011)
Dilanjutkan dengan proses prakualifikasi pada April 2011 (± 4 bulan)
Tender konstruksi ditargetkan akan dimulai pada 2011

Pengadaan Lahan
Ditargetkan pembebasan lahan yang dilakukan dinas-dinas Pemprov DKI dapat diselesaikan sebelum pekerjaan konstruksi dilakukan, baik untuk depo maupun sepanjang koridor.

Pengadaan KonsultanTender Assistance yang dilakukan oleh PT MRT Jakarta sudah mendapatkan persetujuan pemenang peringkat teknis dari JICA pada tanggal 2 Agustus 2010. 

Rekomendasi Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL),  Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL)  telah diterbitkan oleh BPLHD melalui surat nomor 51/Andal/-1.774.151 pada 18 November 2010

Prakualifikasi lelang
untuk pekerjaan sipil layang dan bawah tanah telah dibuka dan diumumkan pada 15 April 2011. Informasi lebih lanjut silahkan klik tender
 

MRT Jakarta Koridor Selatan – Utara Tahap II (Bundaran HI – Kp. Bandan; Target Operasi 2018)

Studi kelayakan dengan menggunakan dana hibah dari Jepang telah selesai
Saat ini sedang dalam proses finalisasi AMDAL.
Diperkirakan komitmen pendanaan dengan JICA pada 2011
Ditargetkan satu tahun setelah komitmen pendanaan, Basic Engineering Design (BED) dapat dimulai
Target operasi 2018

Rekomendasi Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL),  Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL)  telah diterbitkan oleh BPLHD melalui surat nomor 06/Andal/-1.774.151 pada 28 Januari 2011

 

MRT Jakarta Timur - Barat (Alternatif Jalur: Balaraja – Cikarang)

Dalam proses studi kelayakan dan ditargetkan dapat beroperasi paling lambat pada 2027.